Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Kemenpar sebut SIAL Interfood 2025 jadi ajang perkuat industri MICE
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-22 02:52:30【Tempat Makan】751 orang sudah membaca
PerkenalanDeputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu saat sambutan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata menyebut Salon International de l'Alimentation (SIAL) Interfood 2025 dapat menjadi ajang untuk memperkuat industri Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) di Indonesia.
“Pameran ini menjadi barometer industri pangan dan minuman di Asia Tenggara serta ruang kolaborasi global antara pelaku industri, UMKM, dan sektor pendukung,” kata Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar Vinsensius Jemadu dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Vinsensius menyampaikan acara itu dihadiri sebanyak 1.500 perusahaan dari 25 negara akan berpartisipasi, dengan 70 persen di antaranya berasal dari produk dalam negeri, dan diperkirakan menarik 90.000 pengunjung pada tahun ini.
Angka itu menurutnya menunjukkan bahwa Indonesia ngak hanya menjadi pasar potensial, tapi juga produsen unggulan di sektor kuliner dunia. Selain memperluas jejaring bisnis internasional, SIAL InterFOOD juga memberi dampak ekonomi berantai bagi hotel, transportasi, kuliner, hingga penjualan produk UMKM lokal.
Kegiatan itu juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk kuliner Indonesia di pasar global.
Baca juga: Pameran Bali Interfood usung kuliner Nusantara genjot pariwisata
Ia turut menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata mengapresiasi Krista Exhibitions yang selama lebih dari dua dekade konsisten menghadirkan pameran berskala internasional, serta dukungan berbagai asosiasi seperti GAPMMI, PHRI, AP5I, APRINDO, ACP, dan APJI. Kolaborasi ini dinilai sejalan dengan kebijakan Kementerian Pariwisata dalam memperkuat destinasi dan penyelenggara MICE nasional.
“Kami berharap SIAL InterFOOD 2025 menjadi wadah inspirasi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor yang membawa manfaat luas bagi pelaku industri serta memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah utama event internasional di kawasan Asia,” kata Vinsensius.
CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim menambahkan pihaknya terus memperkuat program business matching yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan mitra internasional.
“Kami ingin menjadikan SIAL InterFOOD sebagai platform global yang memperkuat konektivitas antar pelaku industri makanan dan minuman dunia,” ujarnya.
Baca juga: Wisatawan Malaysia jelajahi pesona Sumbar lewat famtrip
Baca juga: Jumlah wisatawan China ke Indonesia naik 9 persen
Suka(6397)
Artikel Terkait
- Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026
- Kemenekraf perkuat 28 provinsi miliki Dinas Ekonomi Kreatif
- Kuliner khas mancanegara pikat pengunjung di ajang CIIE kedelapan
- Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025
- Berbagai produk terbaru debut di ajang CIIE kedelapan di Shanghai
- Petugas PPSU bersihkan sisa puing kebakaran rumah di Utan Kayu Selatan
- Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025
- KPK: OTT Bupati Ponorogo terkait mutasi dan rotasi jabatan
- BSI target nilai bisnis emas mencapai Rp100 triliun pada 2030
- Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan
Resep Populer
Rekomendasi

BPS: Konsumsi RT tumbuh 4,89 persen, disokong transportasi

KPK tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam OTT

Menlu Belanda harap rencana Trump permudah akses bantuan ke Gaza

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia

Kepala BPOM jelaskan potensi pengembangan ATMP ke mahasiswa Beijing

Joyland Sessions digelar November, ada L'Impératrice hingga TV Girl

KemenPPPA tekankan pentingnya sosialisasikan manfaat MBG ke masyarakat

Pemkot Bandung salurkan bantuan bagi warga terdampak puting beliung